Jumat, 20 Mei 2022

DESIGN MATERIAL LUXURY

INSPIRASI BAHAN DESIGN

Blue Solid Geometric Square Business Border, Block, Green, Decoration PNG and Vector with Transparent Background
Download dengan klik lin dibawah

Download free vector of Black moiré wave on white background by Aew about moire waves, moire, black moiré wave on, pattern, and abstract wavy lines 555118

Paper Fold Texture Background

Creative certificate of appreciation award template on transparent background PNG - Similar PNG

Free Portable Network Graphics (PNG) Images Archive

Golden Stamp With Ribbons Isolated On White Background. Luxury Seal. Vector Design Element. Stock Vector - Illustration of background, exclusive: 181684235

Pita Bendera Merah Putih Cdr

INDONESIAN

Summer Summer Paper Plane Cartoon Free Material, Paper Plane Clipart, Summer, Paper Plane PNG Transparent Clipart Image and PSD File for Free Download

Halftone Texture Splash Strokes, Dark, Blue, Wave Point PNG Transparent Clipart Image and PSD File for Free Download

Torn Paper Wallpaper



Rekomendasi Website Untuk Bahan Design


1. PEXELS


2. UNSPLASH



3. PIXABAY


4. FREEPIK


5. PINTEREST


Website FONT FONT Keren

Terdapat berbagai font yang keren...
Silahkan Download

Website ICON Keren

Temui icon icon yang kalian butuhkan...

Sekian
Semoga bermanfaat

Ukuran Meter pada Aplikasi Pixellab

2x1 meter = 7559x3779 pixel
3x2 meter = 11338x7559 pixel
3x1 meter = 11338x3779 pixel
5x1 meter = 18897x3779 pixel
2x1,5 meter = 7559x5669 pixel
4,5x2 meter = 17008x7559 pixel
1x1 meter = 3779x3779 pixel
3x0,8 meter = 11338x3023 pixel
4x0,8 meter = 15118x3023 pixel




Refby
 https://www.bloggertoraja.com/2021/09/cara-membuat-banner-spanduk-di-pixellab.html?m=1

Kamis, 19 Mei 2022

Pengenalan Tools Dalam Aplikasi PixelLab


PixelLab adalah sebuah aplikasi edit foto sederhana yang berfokus pada kombinasi foto dan teks, bisa foto saja, foto dihiasi teks atau teks saja. Berdasarkan penelusuran Dailysocial, PixelLab hanya tersedia di platform Android. Dan pengembangnya, Imagin Studio tampaknya belum mempuny ai web perusahaan yang menandakan bahwa developer ini masih dalam tahap pengembangan diri. 

1. Menu Add


menu yang ditandai dengan tanda + yang terdiri dari 

Menu Text, yang berfungsi untuk menambahkan tulisan atau text. Dengan menggunakan menu text maka kalian dapat membuat tulisan atau teks di pixellab.

Current date, digunakan untuk menambahkan text berupa tanggal otoomatis saat ingin menambahkan tanggal di layar kerja pixellab.

Sticker, digunakan untuk menambahkan berbagai stiker yang bisa dipilih.

Shape, tool yang digunakan untuk membuat sebuah bidang dan tersedia berbagai macam bentuk bidang berupa kotak, lingkaran, segitiga dan lainnya yang bisa dipilih.

From Gallery, Tool yang berfungsi untuk menambahkan gambar baru pada sebuah lembar kerja di pixellab.

Draw adalah tool yang digunakan untuk membuat gambar secara bebas.

2. Menu Save

Terdapat dua menu yaitu Save as project dan Save Image. Save as project digunakan untuk menyimpan project yang sedang dibuat.

Dengan menggunakan menu Save as project maka kalian dapat membuka dan mengedit kembali project di pixellab yang tersimpan pada file plp.

Menu Save Image yang berfungsi untuk menyimpan hasil design, edit foto dan gambar atau membuat logo yang akan tersimpan di galery android.

3. Menu Share

Menggunakan menu Quick share dapat dilakukan untuk membagikan hasil design dan edit foto atau gambar ke media sosial facebook, twitter, instagram, google + dan whatsapp sehingga kalian tidak perlu menutup aplikasi pixellab dan langsung dapat membagikannya di mesdos dan whatsapp.

Pilih Format gambarnya menjadi JPG atau PNG dan juga atur Quallity gambar pada ukuran default, custom, low, medium, high, very high dan ultra.

Pada menu Share juga berfungsu untuk menyimpan hasil editing di PixelLab pada tombol Save to Gallery.

4. Menu Quotes

Pada Quotes terdapat berbagai kata bijak atau Quotes yang bisa kalian pilih dengan berbagai macam katagori Motivations, Succes, Friendship, Happiness, Inspirations, Possitivy dan Absurd serta bahasa yang bisa di pilih Inggris dan Perancis.

5. Menu Pengaturan

Pada Pengaturan terdapat beberapa fungsi pengaturan yang penting yaitu 

Use from galery berfungsi untuk membuka foto atau gambar langsung dari pixellab. 

Fullscreen digunakan untuk merubah tampilan aplikasi pixellab pada mode layar penuh. 

Export images fungsinya untuk menyimpan hasil edit ke gallery yang fungsinya sama pada Menu Share

Image Size digunakan untuk mengatur ukuran gambar atau foto Custom dalam satuan pixel.  

Pada bagian Presset dapat dipilih untuk ukuran kustom, Square atau persegi dan profil picture, Banner youtube channel,  Youtube thumbnail, Facebook cover art. 

Open plp file yang berfungsi untuk membuka project yang bisa digunakan untuk mengedit kembali design yang telah dibuat.

6. Menu Undo

Saat kalian menggunakan pixellab dan ingin kembali ke langkah sebelumnya maka Menu Unda dapat digunakan untuk hal ini saat mengedit foto atau gambar.

7. Menu Zoom

Digunakan untuk memperbesar gambar atau objek supaya jelas saat di edit di pixellab sehingga kalian tidak akan sulit melihat detail obyek yang sedang di edit dan di buat.

8. Menu Grid atau Ruler

Grid digunakan untuk menampilkan garis bantu untuk menentukan posisi atau letak gambar dan huruf saat diedit.

Garis grid dapat ditambahkan dan dikurangi pada sisi vertikal dan horisontal agar letak obyek atau tulisan bisa diatur sesuai dengan tata letaknya.

9. Menu Lock

Menu Lock Yang berfungsi untuk mengunci posisi gambar agar tidak berubah saat di edit. 

Berguna juga untuk melakukan merger layer pada gambar menjadi satu kayer. 

Pada setiap layer juga dapat diatur untuk melakukan copy atau menyalin layer, menyembunyikan layer dan juga pintasan menu pada setiap layer yang ditandai dengan tanda pensil.

Cara Menggunakan Tools di PixelLab

Tools pada Pixellab dikelompokan menjadi lima bagian Tool home, Edit txt, Edit object, Edit Background dan Magic tools.

Tools Home PixelLab 

1. My Project

Berfungsi untuk membuka project yang telah dibuat untuk dibuka kembali diedit pada file plp pixellab.

Dengan menggunakan My project maka kalian dapat melanjutkan editing, mengurangi dan menambahkan rancangan logo, tulisan, atau banner yang sedang dikerjakan.

2. Background Default

Tersedia pilihan background default yang bisa digunakan saat kalian menginginkan latar belakang untuk mendesign suatu project.

Pilih pola dan warna tampilan backgound template di pixellab dengan menggunakan tool ini.

Tools Edit Text di PixelLab

3. Style

Tool Style terdiri dari Browse yang bersungsi untuk membuat model text atau style yang bisa dipilih pada tool Browse.

Tool Save adalah Style Text yang telah dibuat menggunakan menu ini.

4. Edit

Edit adalah tool yang berfungsi untuk membuat teks baru dan mengedit teks apabila ingin merubah tulisan di pixellab.

5. Delete

Fungsi tool delete di Pixellab adalah untuk menghapus text yang telah dibuat.

6. Copy

Copy digunakan untuk menyalin text sehingga kalian tidak perlu menuliskan text lagi terutama jika ingin membuat efek bayangan pada tulisan di pixellab.

7. To from

Menampilkan text atau tulisan pada sisi depan sebuah obyek

8. To back

Menampilkan text atau tulisan pada sisi belakang sebuah obyek atau membelakangi obyek.

9. Position

Tool yang berfungsi untuk menggeser posisi text ke arah kanan, kiri, atas dan bawah. Pergeseran text dapat diatur pada pada jarak tertentu dengan satuan pixel pada Move by.

10. Relative Position

Tools yang berfungsi dan digunakan untuk mengatur letak teks pada posisi vertikal dan horisontal

Posisi Vertikal di kiri, di tengah dan di kanan, pada posisi Horisontal di atas, di tengah dan di bawah.

11, Size

Untuk mengatur untuk merubah ukuran text atau huruf dalam satuan pixel menjadi lebih besar atau lebih kecil. 

12. Padding

Untuk mengatur posisi text atau huruf  mengatur pada posisi felt padding dan right pedding

13. Color

Untuk mengatur warna pada text menjadi solid dan gradient jika ingin mengedit warna sendiri dengan Klik tanda + atau tambah.

14. Texture

Tool Textur pada pixellab berfungsi untuk membuat huruf dengan pola text dengan latar belakang gambar yang ditambahkan.

15. Capacity

Beerfungsi untuk memperjelas dan mengaburkan tulisan dengan menambah dan mengurangi capacity sehingga tulisan terlihat jelas atau kabur. 

Dengan menggunakan tool Capacity maka kalian dapat mengatur tingkat penampakan tulisan, gambar atau foto yang di edit terutama untuk membuat efek watermark.

16. Rotate 

Untuk memutar posisi tulisan pada tingkat kemiringan yang diatur dalam Angle.

17. Mask 

Berfungsi untuk menghapus tulisan pada bagian tertentu dengan mengatur posisi yang bisa di tentukan menggunakan tool mask di pixellab.

18. Font

Berfungsi untuk memilih jenis huruf yang akan digunakan dalam membuat sebuah tulisan.

19. Style

Untuk mengatur model text atau tulisan menjadi Bold, Italic dan Underline. Posisi dapat diatur pada bagian huruf tertentu juga bisa dengan cara blok hurufnya.

20. Curve

Mengatur tulisan atau text menjadi posisi melingkar ke arah atas dan bawah pada pengaturan Bending.

21. Background text

Background text digunakan untuk mengatur tulisan sehingga memiliki warna latar belakang yang bisa dipilih warna backgroundnya baik solid atau gradient.

22. Align

Mengatur posisi awal text pada rata kiri, rata tengah dan rata kanan dan dapat di atur pada posisi rata kanan kiri atau Justfy.

23. Spacing

Digunakan untuk mengatur spasi atau jarak anat huruf dan kata pada posisi kanan ke kiri.

24. Line Spacing

Mengatur jarak antar baris text, tulisan atau kalimat  di pixellab

25. Stroke

Digunakan untuk membuat huruf menjadi bergaris tepi yang bisa diatur warna dan ketebalannya pada menu Stroke Widht. Warna stroke bisa diatur menggunakan warna solid dan gradient.

26. Shadow 

Shadow digunakan nntuk membuat efek bayangan disisi luar pada pada tulisan atau text. 

Dengan menggunakan tool Shadow kalian dapat mengatur posisi bayangan dan tingkat capacitynya sehingga memberika efek tulisan tiga dimensi yang keren dan oke.

27. Inner Shadow

Fungsi tool Inner Shadow sama dengan Shadow dan yang membedakan adalah bahwa Inner Shadow digunakan untuk membuat efek bayangan pada sisi dalam text atau tulisan 

28. Emboss

Tools Embos digunakan untuk membuat efek tulisan atau text menjadi tiga dimensi dengan efek bayangan cahaya.

Menggunakan tool Embose sangat cocok untuk membuat teks berwarna gelap yang memberikan efek bayangan cahaya tiga dimensi.

29. Perspective

Cara menggunakan tools Perspective untuk mengatur posisi text atau tulisan dengan berbagai posisi yang bisa diatur sesuai dengan keinginan.

30. 3D rotation

Digunakan untuk memutar posisi pada posisi tida dimensi pada sumbu vertikal dan horisontal dengan memutarnya pada posisi sumbu x dan y untuk menghasilkan rotasi tida dimensi text.

31. 3D text 

Untuk mengatur text atau tulisan memiliki efek bayangan 3 dimensi 

32. 3D Shadow

Digunakan untuk membuat efek bayangan dibawah pada teks atau tulisan.

33. Reflectiom

Tool reflections digunakan untuk membuat efek bayangan pada teks atau tulisan secara utuh dibawahnya sehingga menimbulkan efek bayangan tulisan diatas air atau cermin.

Tools Edit Object di PixelLab

34. Stickers

Menambahkan gambar sticker yang tersedia pilihan gambar yang bisa dipilih

35. Import

Digunakan untuk mengambil dan menambahkan gambar atau foto ke project editing di pixellab yang sedang dikerjakan.

36. Draw

Tools yang digunakan untuk membuat gambar bebas dengan memilih warna, tingkat ketebalan garis dengan menggunakan pen size, mengatur kelembutan garis dengan smoothness.

Menggambar bebas dengan sekali tarik akan membentuk obyek dengan mengaktifkan Fill inside, membuat garis terputus-putus dengan Dashed line, dan membuat efek gambar garis dengan Neon effect.

Efek blur dengan menggunakan tool Draw dapat dipilih pada pengaturannya pada Blur radius.

Pada bagian atas juga terdapat menu untuk Undo untuk mengulang langkah sebelumnya, All Undo untuk mengembalikan semuanya langkah awal, Eraser untuk menghapus gambar pada bagian tertentu.

Eraser digunakan untuk menghapus bagian tertentu pada gambar atau image dengan pola menghapus gambar dengan bebas. 

Menghapus gambar atau objek dalam pola tertentu dengan menggeser pada titik tertentu. Menghapus gambar dalam bentuk kotak dan lingkaran.

Area hapus dapat diatur pada dalam dan luar arsiran eraser.

37. Shapes

Tool yang berfungsi untuk membuat bidang yang berupa segi empat, lingkaran, segitiga, limas dan bentuk pilihan lainnya yang tersedia di pixellab.

38. Basier

Tools basier di pixellab digunakan untuk membuat pola design yang mirip dengan Pen tool di Photoshop. 

Jika kalian ingin membuat pola design dapat menggunakan basier yang dapat diatur bentuk dan polanya, yang bisa dibuat garis dan diarsir atau diwarnai dengan warna background.

39. Arrow

Arrow sebagai tool yang berguna untuk membuat gambar dalam bentuk tanda panah. Dengan tool arrow kalian dapat membuat variasi tanda panah serta memberi warna solid dan gradient.

Tools Edit Background di PixelLab

40. Color

Tools yang digunakan untuk membuat, merubah dan memilih warna yang akan digunakan saat membuat priject di pixellab.

41. Tranparent

Digunakan untuk membuat background menjadi transparant.

42. Image size

Image size digunakan untuk mengatur ukuran gambar

43. Crop

Tool crop pada pixellab digunakan untuk memotong gambar atau obyek yang ditambahkan sesuai dengan ukuran dan perbadingan yang bisa dipipih atau ukuran custom gambar sendiri.

44. Image 

Images digunakan untuk menambahkan background atau latar belakang gambar yang tersdia di pixellab dan bisa kalian pilih gambar backgroundnya.

45. From galery

From galery fungsinya digunakan untuk menambahkan gambar bakground atau latar belakang dari file yang ada di galery HP android.

46. From Camera

Berfungsi untuk menambahkan gambar latar belakang langsung dari jepretan kamera langsung

Magic Tools di PixelLab

Magic tools pada PixeLab digunakan untuk menambahkan efek warna pada obyek.

47. Rotate

Roatate digunakan untuk memutar gambar menjadi ukuran terbalik pada lebar dan panjangnya.

48. Vignette

Tool Vignette digunakan untuk menambahkan efek warna melingkar sehingga gambar berada pada posisi tengah yang dikelilingi pola warna lainnya.

49. Noise 

Noise digunakan untuk mengurangi warna latar belakang menjadi efek kurang jelas atau gelap dari sebelumnya.

50. Stripes

Membuat efek bergaris atau strip pada background atau latar belakang.

51. Brightness 

Brightness digunakan untuk mengatur pencahayaan pada backround atau latar belakang menjadi lebih terang atau redup.

52. Contras 

Contras di gunakan untuk mengatur ketajaman pada background atau latar belakang.

53. Hue 

Mengatur efek background menjadi hue

54. Saturation

 

Mengatur efek dengan saturations

Semoga bermanfaat dan bisa diaplikasikan dengan baik.
Sekian

Refby : 
missmilo.blogspot
kompasiana.com

Jumat, 28 Januari 2022

NILAI NILAI LPDP

Nilai-Nilai Budaya LPDP

Terdapat lima nilai yang harus dipegang teguh oleh awar­dee, alumni, pengelola, dan seluruh jajaran dalam struktur LPDP, yang disebut sebagai Nilai-Nilai Budaya LPDP. Nilai-nilai luhur tersebut adalah sebagai berikut.

Integritas, yaitu berpikir, berkata, berperilaku, dan ber­tindak dengan baik dan benar, serta memegang teguh prinsip-prinsip moral.

Profesionalisme, yaitu bekerja tuntas, akurat atas dasar kompetensi terbaik, penuh tanggung jawab, dan komit­men yang tinggi.

Sinergi, yaitu membangun hubungan kerja sama internal maupun kemitraan yang produktif dan harmonis.

Pelayanan, yaitu bekerja sepenuh hati, transparan, ce­pat, akurat, dan mudah dalam memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.

Kesempurnaan, adalah berupaya melakukan perbaikan di segala bidang untuk menjadi dan memberikan yang terbaik.

Kamis, 20 Desember 2018

Makalah Mazhab Klasik

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Aliran klasik muncul pada akhir abad ke 18 dan permukaan abad ke 19 yaitu di masa revolusi industri dimana suasana waktu itu merupakan awal bagi adanya perkembangan ekonomi. Pada waktu itu sistem liberal sedang merajalela dan menurut aliran klasik, ekonomi liberal itu disebabkan oleh adanya pacuan antara kemajuan teknologi dan perkembangan jumlah penduduk. Mula-mula kemajuan teknologi lebih cepat dari pertambahan jumlah penduduk, tetapi akhirnya terjadi sebaliknya dan perekonomian akan mengalami kemacetan.
Kemajuan teknologi mula-mula disebabkan oleh adanya akumulasi kapital atau dengan kata lain kemajuan teknologi tergantung pada pertumbuhan kapital. Kecepatan pertumbuhan kapital tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keuntungan, sedangkan tingkat keuntungan ini akan menurun setelah berlakunya hukum tambahan hasil yang semakin berkurang (low of diminishing returus) karena sumber daya alam itu terbatas. Teori-teori perkembangan dari beberapa pengamat aliran klasik, diantaranya adalah : Adam Smith, David Ricardo, Thomas Robert Malthus, dan John Stuart Mill.
1.2 Rumusan masalah
Adapun masalah yang kami bahas dalam makalah ini yaitu:
Bagaimanakah sejarah pemikiran mazhab klasik?
Apa sajakah konsep pemikiran Mazhab Klasik?
Siapa sajakah tokoh- tokoh Pemikiran Mazhab Klasik?
3 Tujuan Penulisan
Adapaun tujuan kami dalam menulis makalah ini yaitu untuk mengathui dan mehami tentang pemikiran ekonomi Mahzab Klasik
BAB II. PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Pemikiran Ekonomi Mazhab Klasik
Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat, prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat, kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain secara normatif.
Politik ekonomi kaum klasik merupakan politik ekonomi laissez faire. Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment.
Asas pengaturan kehidupam perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (equilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perorangan.
Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, pemikiran pesimistik dan individu serta negara. Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah, mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya, dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa, dengan demikian politik ekonomi klasik pada prinsip laissez faire.
2.2 Biografi tokoh- tokoh mazhab klasik
2.2.1 John Adam Smith (1723-1790)
Adam Smith lahir di Kirkcaldy, Skotlandia, 5 Juni 1723 dan wafat di Edinburgh Skotlandia, 17 Juli 1790 dalam umur 67 tahun adalah seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Karyanya yang terkenal adalah buku An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) adalah buku pertama yang menggambarkan sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa serta dasar-dasar perkembangan perdagangan bebas dan kapitalisme. Adam Smith adalah salah satu pelopor sistem ekonomi Kapitalisme.
Sistem ekonomi ini muncul pada abad 18 di Eropa Barat dan pada abad 19 mulai terkenal disana. Pada umur 13 tahun, Smith memasuki Universitas Glasgow, dimana dia belajar filosofi moral dibawah"si orang yang tidak boleh dilupakan" (sebagaimana Smith memanggilnya) Francis Hutcheson. Di sini, Smith mengembangkan keinginan kuatnya akan kebebasan, akal sehat, dan kebebasan berpendapat. Tahun 1740 dia dianugrahi Snell exhibition dan memasuki Kampus Balliol, Oxford, tetapi seperti William Robert Scott katakan, "Universitas Oxford dalam masanya memberikan sedikit jika bantuan manapun yang diberikan apa yang harusnya merupakan kerja seumur hidupnya," dan dia meninggalkan universitas itu tahun 1746. Dalam Buku ke V dari The Wealth of Nations, Smith berkomentar pada instruksi kualitas rendah dan aktivitas intelektual yang berjumlah sedikit dibandingkan dengan di Skotlandia. komentarnya ditujukan pada orang-orang yang dianugerahi kekayaan dari kampus-kampus Oxford dan Cambridge, dimana membuat pemasukan dari para profesor tidak berdasarkan pada kemampuan mereka untuk menarik murid, dan pada fakta bahwa orang-orang yang menyaru sebagai men of letters bisa menikmati kehidupan lebih nyaman dari mentri di Church of England.
2.2.2      Jean Baptiste Say (1767-1832),
Maestro Ekonomi yang satu ini, merupakan tokoh yang teramat penting dalam skrip drama sejarah pemikiran ekonomi Perancis bahkan dunia. JB-Say lahir di kota Lyon, Perancis pada 5 Januari 1767, dia adalah anak sulung dari tiga bersaudara.Ia dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga saudagar yang ber latar agama protestan yang taat. Jean-Baptiste Say kecil memang sudah menampakan sisi-sisi kecerdasannya, dengan melihat potensi yang dimiki oleh Say, maka ayahnya (Jean-Etienne Etienne Say) berusaha memberikan arahan agar ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Maka pada usia 9 tahun Jean-Etienne Etienne Say mendaftarkan putranya Say pada sebuah sekolah asrama, yang dikelola oleh dua imigran italia yaitu Giro dan Gorati, upaya ayahnya tersebut bertujuan agar, ia memiliki dedikasi dalam pendidikan dan keilmuan, sebagai upaya untuk mengimbangi studi tentang pemahaman agama yang terkenal kolot pada masa itu . Ruang pendidikan formal itulah yang membuat Say menemukan sebuah kedalaman pemahaman dan ketertarikannya terhadap science . Namun karena kesulitan ekonomi, maka dengan sangat terpaksa dia harus keluar dari pendidikan formalnya.
Terpaan kesulitan ekonomi tidak membuat Say memiliki krisis haparan untuk meretas se-utas rajutan mimpi yang kelak akan ia garap di kemudian hari. Ini dibuktikan ketika ayahnya kemudian mengirim Say dengan saudaranya Horace ke Inggris pada tahun 1785 untuk mempelajari bahasa Inggris dan untuk mempelajari studi dibidang industri komersial, terutama yang berhubungan dengan
fashion yang sedang di gandrungi oleh kaula muda kala itu.
Alur cerita yang terbentuk di Inggris ternyata banyak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pemikiran Say, hal tersebut patut di-amini karena pada waktu itu Inggris sedang berada dalam sebuah transformasi peradaban besar, yaitu revolusi industri yang memberikan celah yang sangat lebar dalam kontestasi tekno-science dan indutri. Selain itu juga di Inggris Say mulai mengenal karya Adam Smith (The Wealth of Nations) yang kelak akan banyak memberikan influence yang sangat berarti dalam pemikiran Say.
Selama di Inggris juga Say selalu bermasalah dengan kondisi krisis keuangan yang terus-menerus mendera, hal tersebut dikarenakan Say tidak memiliki pekerjaan yang tetap selama di Inggris, sehingga
kondisi tersebut kemudian memaksa dia kembali ke Paris untuk menemani keluarganya. Berangkat dari titik inilah, dia mengawali karirnya sebagai karyawan di perusahaan asuransi pada tahun 1787.
J-B Say merupakan salah satu ekonom yang hidup di masa-masa sulit . Pada usia 15 tahun pada puncak revolusi perancis Say sudah nampak sebagai seorang pemikir yang kritis, karena pada usia tersebut sosok Jean-Baptiste Say telah dipengaruhi oleh Autobiography Benjamin Franklin, ketertarikannya pada Franklin cukup beralasan, karena dalam tulisan-tulisannya dia selalu menekankan pada model prinsip Warga Negara yang selalu mengutamakan penghematan, pendidikan serta aspek moralitas dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagian karirnya dia habiskan pada sektor privat dan publik, diantaranya adalah di dunia perbankan, asuransi, bekerja di media massa, serta dalam sektor manufaktur.
2.2.3 David Ricardo (1722-1823)
David Ricardo lahir pada 19 April 1772 di London. Ia adalah putra ketiga dari seorang Yahudi Belanda yang telah membuat uang di London Stock Exchange. Ketika ia berusia 14, Ricardo bergabung dengan ayah bisnisnya dan menunjukkan baik pegang urusan ekonomi. Pada 1793 ia menikah dengan seorang Quaker disebut Priscilla Anne Wilkinson; Ricardo kemudian dikonversi menjadi Kristen, menjadi Unitarian . Hal ini menyebabkan sengketa dengan ayahnya dan berarti bahwa Ricardo harus mendirikan usaha sendiri. Dia melanjutkan sebagai anggota bursa efek, di mana kemampuannya memenangkan dukungan dari rumah perbankan terkemuka. Dia baik sehingga pada beberapa tahun ia memperoleh keberuntungan. Ini memungkinkan dia untuk mengejar kepentingan dalam sastra dan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang matematika, kimia, dan geologi.
Pada tahun 1799 ia membaca Adam Smith 's Wealth of Nations dan selama sepuluh tahun berikutnya ia belajar ekonomi. Pamflet pertamanya diterbitkan pada tahun 1810: berjudul Harga Tinggi Bullion, sebuah Bukti dari Penyusutan Bank Notes, itu adalah perpanjangan dari surat-surat yang telah diterbitkan di Ricardo Morning Chronicle pada tahun 1809. Di dalamnya, ia berpendapat mendukung mata uang logam, memberikan stimulus segar ke kontroversi tentang kebijakan Bank of England. Perang Perancis (1792-1815) yang disebabkan pemerintahan Pitt untuk menunda pembayaran tunai oleh Bank of England pada 1797 . Akibatnya, telah terjadi peningkatan jumlah mata uang kertas mereka dan volume kredit. This created a climate of inflation. Hal ini menciptakan iklim inflasi. Ricardo mengatakan bahwa inflasi terpengaruh kurs mata uang asing dan aliran emas. The Bullion Komite ditunjuk oleh House of Commons di tahun 1819: ia dikonfirmasi's dilihat Ricardo dan merekomendasikan pencabutan Bank Restriction Act.
Pada tahun 1814, pada usia 42, Ricardo pensiun dari bisnis dan mengambil tinggal di Gatcombe Park di Gloucestershire, tempat ia pemilikan tanah yang ekstensif. Pada tahun 1819 ia menjadi anggota parlemen untuk Portarlington. Dia tidak berbicara sering tetapi perdagangan bebas-nya dilihat diterima dengan hormat, meskipun mereka menentang pemikiran ekonomi hari. Parlemen terdiri dari pemilik tanah yang ingin mempertahankan Undang-undang Gandum untuk melindungi keuntungan mereka.
Ricardo berteman dengan sejumlah orang terkenal, di antaranya adalah filsuf dan ekonom James Mill, filsuf Utilitarian
Jeremy Bentham dan Thomas Malthus , terkenal karena pamflet nya, Prinsip Penduduk diterbitkan pada tahun 1798. Ricardo accepted Malthus' ideas on population growth. Ricardo menerima gagasan Malthus tentang pertumbuhan penduduk. Pada tahun 1815 muncul kontroversi lain atas Undang-undang Gandum, ketika pemerintah mengeluarkan undang-undang baru yang dimaksudkan untuk meningkatkan tugas pada gandum impor. Pada tahun 1815 Ricardo menanggapi Undang-undang Gandum dengan menerbitkan Esai tentang Pengaruh rendah dari Harga Jagung di Bursa Laba, di mana ia berpendapat bahwa meningkatkan tugas pada gandum impor memiliki efek meningkatkan harga jagung dan karenanya meningkatkan pendapatan tuan tanah dan bangsawan dengan mengorbankan kelas pekerja dan kelas industri meningkat. Dia mengatakan bahwa penghapusan Undang-undang Gandum akan membantu untuk mendistribusikan pendapatan nasional terhadap kelompok yang lebih produktif dalam masyarakat.
Pada 1817, Ricardo diterbitkan Prinsip Politik Ekonomi dan Perpajakan di mana ia menganalisis distribusi uang antara tuan tanah, pekerja, dan pemilik modal. Dia menemukan nilai-nilai relatif komoditi dalam negeri didominasi oleh jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam produksi mereka, disewa dieliminasi dari biaya produksi. Dia menyimpulkan bahwa keuntungan bervariasi berbanding terbalik dengan upah, yang bergerak dengan biaya kebutuhan, dan sewa yang cenderung meningkat sebagai penduduk tumbuh, yang meningkat karena kenaikan biaya budidaya. Dia khawatir tentang pertumbuhan populasi terlalu cepat, dalam kasus ini tertekan upah ke tingkat subsistensi, mengurangi keuntungan dan diperiksa pembentukan modal.
Karena penyakit, Ricardo dipaksa untuk pensiun dari Parlemen pada tahun 1823 dan ia meninggal pada tanggal 11 September pada Gatcombe Park (yang kini rumah Royal Princess dan keluarga nya).
2.2.4 Thomas Robert Malthus (1766-1834) ,
Thomas Robert Malthus lahir di Surrey, Inggris, 13 Februari 1766 – meninggal di Haileybury, Hertford, Inggris, 23 Desember 1834 pada umur 68 tahun, yang biasanya dikenal sebagai Thomas Malthus, meskipun ia lebih suka dipanggil "Robert Malthus", adalah seorang pakar demografi Inggris dan ekonom politk yang paling terkenal karena pandangannya yang pesimistik namun sangat berpengaruh tentang pertambahan penduduk. Malthus dilahirkan tahun 1766 dekat Dorking di Surrey Inggris dalam sebuah keluarga yang kaya. Ayahnya, Daniel, adalah sahabat pribadi filsuf dan skeptik David Hume dan kenalan dari Jean-Jacques Rousseau. Malthus muda dididik di rumah hingga ia diterima di Jesus College, Cambridge pada 1784. Dia bersekolah di Jesus College di Universitas Cambridge selaku mahasiswa yang cemerlang. Di sana ia belajar banyak pokok pelajaran dan memperoleh penghargaan dalam deklamasi Inggris, bahasa Latin dan Yunani. Mata pelajaran utamanya adalah matematika. Dia tamat tahun 1788 dan ditugaskan sebagai pendeta Anglikan pada tahun itu juga. Dan di tahun 1791 dia peroleh gelar "master" dan tahun 1793 dia menjadi kerabat Jesus College. Ia memperoleh gelar magister pada 1791 dan terpilih menjadi fellow dari Jesus College dua tahun kemudian.
Pada 1797, ia ditahbiskan dan menjadi pendeta Anglikan di desa. Mulanya dia tak lebih dari seorang pendeta yang samasekali tak dikenal. Tetapi tahun 1798 pendeta Inggris yang namanya Thomas Robert Malthus itu terbitkan sebuah buku walau tipis namun berpengaruh sangat. Judulnya An Essay on the Principle of Population as it Affects the Future Improvement of Society. Versi pertama dari hasil karyanya yang asli diterbitkan tanpa nama, tetapi buku itu terbaca luas dan segera membikin Malthus tenar. Versi yang lebih panjang dari esainya diterbitkan lima tahun kemudian, tahun 1803. Buku itu berulang kali diperbaiki dan diperpanjang dan terbitan ke-6 muncul tahun 1826. Malthus menikah tahun 1804 pada umur tiga puluh delapan tahun. Malthus dan istrinya mempunyai tiga orang anak. Pada 1805 ia menjadi profesor Britania pertama dalam bidang ekonomi politik di East India Company College di Haileybury di Hertfordshire. Dia ditunjuk jadi mahaguru sejarah dan politik ekonomi di East India Company's College di Haileybury. Dia jabat kursi itu selama sisa hidupnya.
Malthus menulis pelbagai buku lain perihal ekonomi, dan yang paling penting diantaranya adalah The Principle of Economy (1820). Buku ini mempengaruhi banyak ekonom, khusus tokoh abad ke-20 : John Maynard Keynes. Siswa-siswanya menyapanya dengan sebutan kesayangan "Pop" (yang dapat berarti "papa") "Populasi" Malthus. Pada 1818, ia terpilih menjadi Fellow dari Perhimpunan Kerajaan. Malthus menolak dibuat fotonya hingga tahun 1833 karena ia merasa malu karena sumbing. Masalah ini kemudian diperbaiki lewat operasi dan Malthus dianggap sangat tampan. Sumbingnya juga meluas hingga ke dalam mulutnya yang memengaruhi bicaranya. Cacat ini adalah bawaan sejak lahir yang cukup lazim di lingkungan keluarganya.
2.2.5 John Stuart Mill (1806-1873)
Jhon Stuart Mill dilahirkan di Rodney Street di Pentonville daerah London , anak sulung dari Skotlandia filsuf, sejarawan dan imperialis James Mill dan Harriet Burrow. John Stuart dididik oleh ayahnya, dengan saran dan bantuan dari Jeremy Bentham dan Francis Place . Dia diberikan pendidikan yang sangat ketat, dan sengaja terlindung dari asosiasi dengan anak-anak seusianya selain saudaranya. John Stuart Mill adalah seorang filsuf empiris dari Inggris. Ia juga dikenal sebagai reformator dari utilitarianisme sosial. Ayahnya, James Mill, adalah seorang sejarawan dan akademisi. Ia mempelajari psikologi, yang merupakan inti filsafat Mill, dari ayahnya. Sejak kecil, ia mempelajari bahasa Yunani dan bahasa Latin. Pada usia 20 tahun, ia pergi ke Perancis untuk mempelajari bahasa, kimia, dan matematika.
Mill lahir pada tahun 1806 dan meninggal dunia pada tahun 1973. Menurut Mill, psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan dasar yang menjadi asas bagi filsafat. Di sini, pandangannya berbeda dengan Comte. Tugas psikologi adalah menyelidiki apa yang disajikan oleh kesadaran, artinya sistem indrawi manusia dan hubungan-hubungannya. Mill berpendapat bahwa satu-satunya sumber bagi segala pengenalan adalah pengalaman. Oleh karena itu, induksi menjadi jalan kepada pengenalan. Di dalam etika, Mill melihat hubungan timbal-balik antara manusia secara pribadi dengan masyarakat atas dasar prinsip utilitarianisme. Dengan demikian, tindakan yang dilakukan oleh manusia bertujuan membawa kepuasan bagi dirinya sendiri secara psikologis, bukan orang lain atau nilai-nilai. Di usia tiga tahun, John belajar bahasa Yunani dan kemudaian bahasa Latin di usia enam tahun. Pada saat bersamaan ia mulai mendapatkan pelajaran intensif dalam matematika dan logika. Pada tahun 1823, John menjadi juru tulis di East India Company dan jabatannya meningkat pada posisi terkemuka dalam perusahaan tersebut.
Pada tahun 1831 ia diperkenalkan pada Harriet Taylor, istri seorang saudagar makmur. Kisah cinta platonik mill dengan Harriet menjadi legenda. Mereka melakukan percakapan intensif dan Mill memuji Harriet karena telah banyak memberikan inspirasi terhadap karya-karya pemikiran dan tulisannya. Suami Harriet meninggal pada tahun 1849 dan tiga tahun kemudian Harreit dan John pun menikah. Harriet meninggal pada tahun 1858, setelah kematian istrinya, John mulai menulis tentang karya-karyanya dan beberapa waktu berdinas di parlemen antara tahun 1865-1868. Ia meninggal di Avignon pada tahun 1973 di karenakan sakit. Karya-karyanya yang terkenal adalah On liberlty, diterbitkan pada tahun 1859. Karyanya ini adalah sebuah ajakan penuh emosi bagi toleransi sosial terhadap perbedaan-perbedaan individual dan ekspresi kebebasan. The Subjection Of Women, diseleseikan pada tahun 1861, tiga tahun setelah kematian Harriet, Mill menggambarkan kesulitan kaum wanita di dalam sebuah tatanan sosial pada tulisan karyanya ini. Utilitarianism, diseleseikan pada tahun 1863, Principles of Political Economy pada tahun 1848 dan Considerations on Representative Government pada 1861.
2.3 Konsep Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik
2.3.1 Konsep Adam Smith
Division of Labor
Smith memulai analisisnya dengan division of labor karena dia berharap menemukan dasar transformasi yang tepat dari bentuk konkret pekerja, yang memproduksi barang yang tepat (berguna), kepada pekerja sebagai elemen sosial, yang menjadi sumber kemakmuran dalam bentuk abstrak (nilai pertukaran).
Divisions of labor dijadikan dasar oleh Smith karena meningkatkan produktivitas pekerja. Setelah memberikan pengetahuannya mengenai perhitungan qualitas dan konsekuensi, Smith memproses penyelidikan terhadap penyebabnya.
Division of labor bergantung pada propensity to exchange, yang Smith hormati sebagai salah satu motif dasar dari human conduct . Ada sesuatu kebingungan dalam satu point Smith mengenai hal ini yaitu tentang sebab dan akibat. Mungkin suatu yang benar jika perdagangan tidak dapat exist tanpa divisions of labor, ini tidak benar, paling tidak dalam teori, divisions of labor memerlukan existensi dari private exchange.
Secara logis didemonstrasikan ketika pada suatu organisasi sosial tertentu yang menerapkan divisions of labor tanpa perdagangan. Dalam komunitas ini dapat ditunjukkan keberadaannya. Smith bersalah karena membuat karakteristik masyarakat pada zamannya untuk segala zaaman, dia dihormati sebagai manusia biasa dan dibuat kedalam penjelasan dasar yang universal, fitur dari sosial kontemporer yang dikondisikan scara historis.
Tapi tujuan Smith menjadi propaganda. Dia menekankan pengaruh dasar pada produktivitas untuk mendemonstrasikan bahwa perdagangan dibebaskan sebagai prasyarat pengembangan kekuatan produktif dan tidak hanya berguna penuh untuk mengadakan kekuatan produksi.
Smith memproses untuk menanalisis bagaimana tingkat divisions of labor ditentukan dan disimpulkan bahwa divisions of labor dibatasi dengan extent pasar.
Smith menjelaskan bahwa dengan divisions of labor kuantitas dan kualitas produksi dapat dicapai dengan lebih baik. Peningkatan kuantitas dan kualitas produksi dapat dihasilkan karena tiga alasan, yaitu :
1. Physiokrat mengenai peningkatan kepuasan, sedang Smith lebih condong pada tingkat persaingan dan natural liberty dalam pencapaian kepuasan.
2. Smith juga memperkenalkan Theory of Value yang berisi tentang nilai yang digunakan dalam pertukaran. Permasalahan yang timbul dari nilai tukar barang adalah adalah value of use, value of exchange, measure of value.
3. Smith juga menjelaskan mengenai bimetal coin sebagai alat pertukaran, dan juga ada nominal price dan real price dengan prnsip pekerja berkaitan dengan harga riil komoditas dan uang sebagai harga nominal komoditas.Divisions of labor yang dikemukakan oleh Smith memunculkan sifat individualisme dan menjadikan manusia seolah-olah menjadi mesin yang terprogram terlepas dari adanya efisiensi waktu yang ditimbulkan.
Teori Upah
Bahwa harga natural dihubungkan pada level output merupakan suatu pemikiran yang tidak dipertimbangkan oleh Smith. Asumsi implisit bahwa yang mendasari pendapatnya adalah semua koefisien biaya konstan dan tetap dari produksi.
Dalam teorinya tidak ada tempat untuk diminishing returns atau factor substitution. Sesungguhnya harga natural secara fungsional dihubungkan hanya untuk faktor pengembalian seperti yang ditunjukkan oleh Smith, natural price mengubah dengan tingkat natural dari setiap komponennya yaitu upah, profit, dan sewa.
Upah natural dari labor menurut Smith terdiri dari produk labor yang sebelum pemberian tanah dan akumulasi capital semestinya dalam keseluruhan pekerjaannya. Dengan kenaikkan kelas tuan tanah dan kapitalis pekerja dia harus membagi produknya dengan tuan tanah dan majikan. Buruh dan majikan adalah bentuk kombinasi kenaikkan atau penurunan upah.
Majikan biasanya lebih berhasil dalam usahanya daripada buruh tapi kebutuhan buruh dan keluarganya untuk bentuk penghidupan dasar di bawah upah tidak dapat jatuh untuk waktu yang sangat panjang. Peningkatan demand untuk labor mungkin meningkatkan upah serta substansi diatas tingkat penghidupan dipandang oleh
Smith sebagai “yang paling rendah yang konsisten dengan kemanusiaan umumnya.” Kemudian, demand untuk labor dapat meningkat hanya dalam proporsi peningkatan dari “ dana yang ditunjukkan untuk membayar upah.”
Munculnya dana upah disusun dari surplus pendapatan dan surplus capital pada kelebihan dari personal pemilik dan kebutuhan bisnis. Peningkatan pendapatan dan peningkatan capital merupakan prasyarat dari peningkatan upah.
Suatu kemajuan dalam posisi ekonomi dari hak pekerja untuk upah yang labih tinggi, Smith mempertimbangkan suatu keuntungan bersih untuk masyarakat: “pelayan, buruh, dan pekerja menciptakan berbagai jenis bagian yang besar dari setiap masyarakat politik yang besar. Tetapi, kemajuan keadaan bagian terbesar apa yang tidak pernah dianggap sebagai suatu gangguan untuk semuanya.
Tidak ada masyarakat yang dapat dengan pasti maju dan bahagia yang bagian terbesar dari anggota adalah orang miskin dan menyedihkan. Tetapi ini keadilan disamping harus membagi produk labor milik mereka sebagai dirinya lumayan dimakan, dipakai, dan ditempati dengan baik”
Upah yang rendah merupakan suatu kondisi simpton yang tidak berubah di bawah wages-fund, luas seperti itu mungkin, gagal untuk meningkatkan dan dengan demikian gagal untuk mentimulasi suatu kenaikan demand untuk labor.
Hubungan antara upah dan pertumbuhan populasi, smith mengatakan bahwa kemiskinan tidak akan menurunkan pernikahan dan tingkat kelahiran bahkan stimulasi selanjutnya, tapi itu akan berakibat tidak menyenangkan pada tingkat kelahiran bayi dan anak.
Suatu upah tinggi merupakan efek peningkatan kesejahteraan dan menyebabkan peningkatan populasi untuk mengkomplain hal ini, keluhan yang berlebihan pada kebutuhan efek dan penyebab kesejahteraan publik yang terbesar.
Dalam ajaran Smith upah tinggi dihubungkan pada peningkatan/kemajuan produktifitas labor. Pemikiran kurva penawaran backward sloping dari labor adalah tidak secara mutlak ditolak tapi dipertimbangkan dapat diterapkan hanya pada orang minoritas.
Walaupun Smith mengesahkan upah tinggi dia tidak senang harga tinggi tidak seperti Physiocrath, dia menghubungkan harga rendah dari ketentuan dengan kelebihan dan kemakmuran, harga tinggi dengan kelangkaan dan kesusahan.
Jika ketentuan adalah murah dan banyak pekerja mungkin ingin memulai bisnis milik mereka dan pekerja ingin menyewa lebih banyak labor dengan demand labor meningkat dan supply turun, harga labor mungkin naik. Ketika ketentuan adalah mahal dan langka, peristiwa-peristiwa mungkin terjadi bagian lawan.
Variasi harga labor mungkin akan menutup variasi ketentuan harga. Kemudian sejak upah uang ditetapkan keduanya oleh permintaan labor dan harga wage-goods (upah barang), fluktuasi harga wage-goods tidak akan gagal untuk mendesak akibat pada upah uang. Ini akan mempunyai efek mengurangi fluktuasi upah uang yang lebih kaku daripada harga ketentuan.
Seperti yang telah diketahui ketika harga ketentuan tinggi permintaan labor cenderung turun sebagaimana upah jika tendensi upah ini tidak ditandai oleh harga tinggi dari wage-goods. Dan ketika harga makanan rendah efek peningkatan demand untuk labor pada upah ditandai lagi oleh harga rendah wage-goods yang berlaku.
Fluktuasi harga ketentuan kemudian mempunyai dua efek pada upah yang satu menandai yang lain. Mereka mempengaruhi demand labor dan kemudian upah pada satu arah, tapi efek pada upah menurunkan kerugian, seluruh atau dalam bagian oleh efek countervailing dari fluktuasi yang sama yaitu dari harga wage-goods menarik upah pada arah yang berlawanan.
Teori Sewa
Dalam teori sewanya, Smith bimbang antara jumlah prinsip eksplanatori pada yang di bawah pembayaran sewa. Ini baginya, “secara alami suatu harga monopoli,” suatu penunjukkan yang dijelaskan oleh observasi bahwa “ini tidak semua proporsion pada apa yang tuan tanah mungkin meletakkan dalam peningkatan tanah atau apa yang dapay dia hasilkan, tapi apa yang dapat petani hasilkan untuk diberikan.”
Ketika smith membicarakan harga komoditas dia memasukan sewa tanah sebagai elemen biaya dan kemudian sebagai determinan harga produk, tapi dalam bagian khusus disediakan untuk sewa dia mempertimbangkan suatu sewa tinggi atau rendah efek dari harga produk yang tinggi atau rendah.
Smith tidak mengubah bagian ini dalam kritik Hume, dia tidak menemukan ketidakkonsistenannya. Ini mungkin bahwa dalam teori harga microekonominya dia mempertimbangkan kegunaan khusus dari bidang tanah sebagai biaya pengadaan dalam istilah oportunitas alternative, sedangkan dalam teori makroekonomi dari disribusi tanah sebagai suatu keseluruhan yang dipandang sebagai perolehan bukan kegunaan alternative.
Sewa diinterpretasikan sebagai suatu perbedaan yang bermacam-macam dengan kedua fertilitas dan lokasi. Untuk lokasi kemajuan tranportasi akan cenderung menyamakan perbedaan lokasi sebaik sewa. Dalam teori perkembangan ekonomi smith, peningkatan pendapat nasional dengn peningktan pemerataan pendapatan penyewaan kelas tuan tanah.
Peningkatan pendapatan nasional akan diingat, diprediksi oleh smith dalam dividion of labor dimana manufaktur lebih rentan daripada agrikultur. Peningkatan spesialisasi dan produktivitas dalam sector manufaktur ekonomi akan lebih rendah harga manufaktur dan peningkatan nilai riil dari sewa.
Peningkatan pemerataan kelas tuan tanah dalam pendapatan nasional kemudian mencerminkan kemajuan perdagangan dari sector agrikultur. Dalam teori Ricardian, factor strategic yang menghasilan suatu hasil yang dihasilkan tidak banyak meningkatkn produktivitas dalam manufaktur sebagai diminishing return untuk tanah yang meningkatkan harga agrikultur dan dengan demikian memajukan perdagangan sector agrikultur dari perekonomian dan peningkatan pemerataan ini dari peningkatan nasional.
2.3.2 Konsep JB. Says
Karyanya yang terkenal adalah theorie des debouchees (teori tentang pasar dan pemasaran) dan dikenal sebagai Hukum Say (Say’s Law) yaitu supply creats its oven demand tiap penawaran akan menciptakan permintaanya sendiri. Menurut Say dalam perekonomian bebas atau liberal tidak akan terjadi “produksi berlebihan” (over production) yang sifatnya menyeluruh, begitu juga pengangguran total tidak akan terjadi. Yang mungkin terjadi menurut Say ialah kelebihan produksi yang sifatnya sektoral dan juga pengangguran yang sifatnya terbatas (pengangguran friksi).
2.3.3 Konsep David Ricardo
David Ricardo menyatakan bahwa perekonomian secara umum bergerak ke arah terhenti. Analisisnya berakar dalam versi modifikasi dari teori nilai kerja . Dia mengulurkan keyakinan bahwa tingkat keuntungan bagi masyarakat secara keseluruhan bergantung pada jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk mendukung para pekerja yang peternakan "paling tanah tandus yang masih dapat mempertahankan pertanian" istirahat ini model tanah ke dalam kategori berdasarkan kesuburan rata-rata tukar. Tanah yang paling subur secara alami menghasilkan lebih banyak makanan dari tanah kualitas rendah. Akibatnya perintah sewa yang lebih tinggi. Termiskin tanah pertanian digunakan untuk menerima sewa tidak, dengan semua pendapatannya akan menutupi biaya tenaga kerja dan modal.
Perbedaan antara output dari tanah paling subur yang masih dapat dibudidayakan dan memiliki kualitas yang lebih tinggi merupakan sumber sewa tanah yang lebih baik. Sebagai penduduk tumbuh, tanah miskin harus dibudidayakan untuk memenuhi meningkatnya permintaan. Biaya sewa tanah yang baik lalu meningkat. Ini, ditambah dengan kenyataan bahwa lahan yang buruk memerlukan input tenaga kerja meningkat untuk mempertahankan hasil output minimal di tingkat laba jatuh. Seperti kenaikan harga sewa, keuntungan jatuh. Pada dasarnya, biaya sewa melahap keuntungan dengan meningkatnya populasi. Sejak keuntungan mengakibatkan pertumbuhan investasi ulang dan dengan demikian biaya sewa meningkat secara tidak langsung mencegah kemajuan ekonomi.
2.3.4 Konsep Thomas Robert Malthus
Pokok tesis konsep Malthus adalah pemikiran bahwa pertumbuhan penduduk cenderung melampui pertumbuhan persediaan makanan. Dia punya esai yang orisinal, Malthus menyuguhkan idenya dalam bentuk yang cukup kaku. Dia bilang, penduduk cenderung tumbuh secara "deret ukur" (misalnya, dalam lambang 1, 2, 4, 8, 16 dan seterusnya) sedangkan persediaan makanan cenderung bertumbuh secara "deret hitung" (misalnya, dalam deret 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 dan seterusnya). Dalam terbitan belakangan Malthus menekankan lagi tesisnya tetapi tidak sekaku semula dengan hanya berkata bahwa penduduk cenderung bertumbuh secara tak terbatas hingga mencapai batas persediaan makanan. Dari kedua bentuk uraian tesis itu Malthus berkesimpulan bahwa kuantitas manusia akan kejeblos ke dalam kemiskinan dan kelaparan. Dalam jangka panjang tak ada kemajuan teknologi yang dapat mengalihkan keadaan itu karena kenaikan suplai makanan terbatas sedangkan "pertumbuhan penduduk tak terbatas dan bumi tak mampu memprodusir makanan buat menjaga eksistensi manusia." Perang, wabah penyakit atau lain-lain malapetaka sering mampu mengurangi penduduk. Tetapi, penderitaan macam ini hanya menyuguhkan keredaan sementara sedangkan ancaman kebanyakan penduduk masih tetap mengambang di atas kepala dengan ongkos yang tidak menyenangkan.
Malthus berusul cara lebih baik tentang mencegah kebanyakan penduduk adalah "pengendalian moral." Tampaknya, yang dia maksud dengan istilah itu suatu gabungan dari kawin lambat, menjauhi hubungan seks sebelum nikah, menahan diri secara sukarela frekuensi sanggama. Tetapi, Malthus cukup realistis dan sadar bahwa umumnya orang tidak ambil peduli dengan pengendalian-pengendalian macam begitu. Dia selanjutnya berkesimpulan bahwa cara yang lebih praktis adalah tetap berpegang pada apa adanya: kebanyakan penduduk sesuatu yang tak bisa dihindari lagi dan kemiskinan merupakan nasib yang daripadanya orang tidak mungkin bisa lolos. Sungguh suatu kesimpulan yang pesimistis, Kendati Malthus tak pernah menganjurkan adanya pengendalian penduduk lewat alat kontrasepsi, usul macam itu merupakan konsekuensi yang lumrah dari ide pokoknya. Orang pertama yang secara terbuka menganjurkan penggunaan alat kontrasepsi secara luas untuk mencegah kebanyakan penduduk adalah seorang pembaharu Inggris yang berpengaruh, Francis Place (1771-1854). Place yang membaca esai Malthus dan terpengaruh olehnya menulis buku tahun 1822 yang isinya menganjurkan kontrasepsi. Dia juga membagi-bagi penjelasan tentang pembatasan kelahiran diantara para kelas pekerja. Di Amerika Serikat, Dr. Charles Knowlton menerbitkan buku tentang kontrasepsi tahun 1832. "Lembaga Malthus" pertama dibentuk tahun 1860 dan anjuran keluarga berencana dengan demikian semakin bertambah penganutnya. Karena Malthus tidak menyetujui penggunaan alat kontrasepsi, anjuran pembatasan kenaikan jumlah penduduk menggunakan alat kontrasepsi biasanya disebut "neo-Malthusian."
Doktrin Malthus juga berakibat penting terhadap teori ekonomi. Para ahli ekonomi yang terpengaruh berkesimpulan bahwa, dalam keadaan normal kebanyakan penduduk dapat mencegah kenaikan upah melampaui batas yang layak. Ekonom Inggris yang masyhur David Ricardo sahabat akrab Malthus berkata; "Upah yang layak bagi buruh adalah upah yang diperlukan untuk memungkinkan para buruh dapat hidup dan bertahan dari pergulatan, tanpa bertambah atau berkurang." Teori ini lazim disebut "hukum baja upah," disetujui oleh Karl Marx, dan menjadi unsur penting dalam teorinya tentang "nilai lebih." Pandangan Malthus juga mempengaruhi bidang ilmu biologi. Charles Darwin mengatakan bahwa dia sudah baca Essay on the Principle of Population Malthus, dan ini menyuguhkan mata rantai penting dalam teori evolusi melalui seleksi alamiah. Dalam tahun-tahun terakhir hayatnya Malthus peroleh pelbagai penghargaan. Dia tutup mata tahun 1834 umur enam puluh tujuh dekat kota Bath, Inggris. Dua dari tiga anaknya mati belakangan tetapi tak bercucu. Malthus dikebumikan di Bath Abbey di Inggris.
Thomas Malthus bukanlah orang pertama yang minta perhatian adanya kemungkinan suatu pemerintahan kota yang tenang tiba-tiba berantakan karena kebanyakan penduduk. Pikiran macam ini dulu pernah pula diketemukan oleh pelbagai filosof. Malthus sendiri menunjuk Plato dan Aristoteles sudah mendiskusikan perkara ini. Memang, dia mengutip Aristoteles yang menulis antara lain: dalam rata-rata negeri, jika tiap penduduk dibiarkan bebas punya anak semau-maunya, ujung-ujungnya dia akan dilanda kemiskinan." Tetapi, jika gagasan dasar Malthus tidak sepenuhnya orisini, janganlah orang mengecilkan arti pentingnya. Plato dan Aristoteles hanya menyebut ide itu sepintas lalu, dan sentuhan permasalahannya umumnya sudah dilupakan orang. Adalah Malthus yang mengembangkan ide itu dan menulis secara intensif pokok persoalannya. Dan yang lebih penting, Malthus merupakan orang pertama yang menekankan kengerian masalah kebanyakan penduduk dan mengedepankan masalah ini agar menjadi pusat perhatian kaum intelektual dunia.
2.3.5 Konsep John Stuart Mill
Principles of Political Economy pada tahun 1848 berupaya untuk memahami masalah ekonomi sebagai suatu masalah sosial. Masalah tentang bagaimana manusia hidup dan ikut ambil bagian dalam kemakmuran bangsanya, baik dalam proses produksi, perlindungan terhadap produk dalam negeri dan perpesaing antar produk, maupun masalah distribusi melalui instrument uang dan kredit (mikhael dua,2008).Dalam hal pemikirannya mengenai ekonomi, Mill dipengaruhi oleh Thomas Robert Malthus, dimana pertumbuhan ekonomi selalu diliputi dengan tekanan jumlah penduduk dengan sumber yang tetap. Prinsip tersebut memang cukup relevan dalam hal aktifitas ekonomi, disamping Mill menerima pasar bebas Adam Smith, namun usaha untuk memperhatikan kebahagiaan orang lain dalam hal persaingan ekonomi pasar, menjadi agenda Mill. Kondisi pasar bebas yang cenderung bersikap egoisme sentris, berusaha ditekan Mill dengan pemberlakuan nilai moralitas bersama, dimana prinsip kebahagiaan harus dirasakan oleh setiap pemain pasar, pelaku usaha, produsen, distribusi, hingga tataran konsumen. Pasar bebas memang cenderung melahirkan kondisi menang-kalah, namun diantara dua belah pihak diharapkan harus tetap mampu menjalin hubungan yang kelak melahirkan kebahagiaan bersama, yang merupakan konsekuensi atas universalisme etis ala John Stuart Mill.
2.4 Dasar Filsafat Mazhab Klasik
Mazhab Klasik yang dipelopori oleh Adam Smith ( 1732-1790 ) yang tercermin dalam bukunya yang diterbitkan th. 1776 dengan judul An Inquary into the Nature and Causes of the Wealth of Nation, dianggap sebagai ibu dari kelahiran ilmu ekonomi. Secara ringkas inti ajaran Wealth of Nations dari Adam Smith:
1. kebebasan (freedom): hak untuk memproduksi, menukarkan, memperdagangkan, barang, tenaga kerja dan modal (kapital)
2. kepentingan diri sendiri (self interest), hak seseorang untuk melakukan usaha sendiri dan membantu orang lain
3. persaingan (competion), hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa
Prinsip utama dalam mazhab Klasik adalah kepentingan pribadi (self interest) dan semangat individualisme (laissez faire). Kepentingan pribadi merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kekuatan untuk mengatur kesejahteraannya sendiri. Berdasarkan prinsip tersebut para penganut mazhab Klasik percaya bahwa sistem ekonomi liberal atau system dimana setiap orang betul-betul bebas untuk melakukan kegiatan ekonomi apa saja bisa mencapai kesejahteraan masyarakat secara otomatis.
Sistem ekonomi liberal, dimana campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi sangat kecil (dapat dianggap tidak ada) , menurut mazhab Klasik dapat menjamin tercapainya:
1. Tingkat kegiatan ekonomi nasional optimal ( full employment level of activity).
2. Alokasi sumberdaya, baik sumberdaya alam maupun faktor-faktor produksi lainnya didalam berbagai kegiatan ekonomi, secara efisien.
Dengan demikian peranan pemerintah harus dibatasi seminimal mungkin, karena apa yang bisa dikerjakan oleh pemerintah bisa dikerjakan oleh swasta dengan lebih efisien. Pemerintah diharapkan hanya mengerjakan kegiatan yang betul-betul tidak dapat dilakukan oleh swasta secara efisien, seperti di bidang pertahanan, hukum, kepamongprajaan, dan sebagainya. Esensi teori ekonomi makro Klasik adalah bahwa : suatu perekonomian liberal (laissez faire) mempunyai kemampuan untuk menghasilkan tingkat kegiatan (GDP= Gross Domestic Product) yang full employment secara otomatis, yang juga dikenal sebagai selfregulating (mengatur sendiri secara otomatis). Pada suatu waktu tertentu GDP mungkin saja berada di bawah atau di atas tingkat full employment, tetapi akan segera kembali ke tingkat full employment semula. Siapa yang mengatur sehingga tingkat full employment tersebut selalu dicapai ? Kaum Klasik mengatakan bahwa yang mengatur adalah “tangan pengendali yang tidak kentara” atau “ tangan gaib” ( the invisible hand).

2.5 Tokoh-Tokoh Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik
2.5.1 Adam Smith (1723-1790)
Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuwan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723, guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh, perhatiannya bidang logika dan etika, yang kemudian semakin diarahkan kepada masalah-masalah ekonomi. Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire. Adam Smith juga seorang pakar utama dan pelopor dalam mazhab Klasik. Karya besar yang disebut di atas lazim dianggap sebagai buku standar yang pertama di bidang pemikiran ekonomi gagasannya adalah sistem ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar ekonomi persaingan bebas yang diatur oleh invisible hand, pemerintah bertugas melindungi rakyat, menegakkan keadilan dan menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan umum.
Teori nilai yang digunakan Adam Smith adalah teori biaya produksi, walaupun semula menggunakan teori nilai tenaga kerja. Barang mempunyai nilai guna dan nilai tukar. Ongkos produksi menentukan harga relatif barang, sehingga tercipta dua macam harga, yakni harga alamiah dan harga pasar dalam jangka panjang harga pasar akan cenderung menyamai harga alamiah, dan dengan teori tersebut timbul konsep paradoks tentang nilai. Sumber kekayaan bangsa adalah lahan, tenaga kerja, keterampilan dan modal. Dengan demikian, timbul persoalan pembagian pendapatan yakni upah untuk pekerja, laba bagi pemilik modal dan sewa untuk tuan tanah. Tingkat sewa tanah akan meningkat, sedangkan tingkat upah menurun, dengan asumsi berlaku dana upah, dan lahan lama-kelamaan menjadi kurang subur, sedangkan persaingan tingkat laba menurun yang akhirnya mencapai kegiatan ekonomi yang stationer. Smith berpendapat bahwa pembagian kerja sangat berguna dalam usaha meningkatkan produktivitas. Pembagian kerja akan mengembangkan spesialisasi. penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja, dalam hal ini meningkatkan permintaan dan perluasan pasar.

2.5.2 Jhon Baptiste Say (1767-1832)
Jean Batiste Say adalah seorang pakar ekonomi kelahiran Perancis yang berasal dari keluarga saudagar dan menjadi pendukung pemikiran Adam Smith. Say memperbaiki sistem Adam Smith dengan cara yang lebih sistematis serta logis. Karya Say yaitu theorie des debouchees (teori tentang pasar dan pemasaran) dan dikenal sebagai Hukum Say (Say’s Law) yaitu supply creats its oven demand tiap penawaran akan menciptakan permintaanya sendiri. Menurut Say dalam perekonomian bebas atau liberal tidak akan terjadi “produksi berlebihan” (over production) yang sifatnya menyeluruh, begitu juga pengangguran total tidak akan terjadi. Yang mungkin terjadi menurut Say ialah kelebihan produksi yang sifatnya sektoral dan juga pengangguran yang sifatnya terbatas (pengangguran friksi).

2.5.3 David Ricardo (1722-1823)
Ia adalah seorang Pemikir yang paling menonjol di antara segenap paskar Mazhab Klasik. Ia sangat terkenal karena kecermatan berpikir, metode pendekatannya hampir seluruhnya deduktif. David Ricardo telah mengembangkan pemikiran-pemikiran Adam Smith secara lebih terjabar dan juga lebih sistematis.Dan pendekatannya teoretis deduktif, pemikirannya didasarkan atas hipotesis yang dijadikan kerangka acuannya untuk mengkaji berbagai permasalahan menurut pendekatan logika. Teori yang dikembangkan oleh Ricardo menyangkut empat kelompok permasalahan yaitu: teori tentang distribusi pendapatan sebagai pembagian hasil dari seluruh produksi dan disajikan sebagai teori upah, teori sewa tanah, teori bunga dan laba, teori tentang nilai dan harga, teori perdagangan internasional dan, teori tentang akumulasi dan perkembangan ekonomi.

2.5.4 Thomas Robert Malthus (1766-1834)
Penduduk dunia bertambah dengan lebih cepat dibanding
dengan kemampuannya mempertahankan tingkat hidupnya. Teori ketidakmampuan berkonsumsi secara wajar (theory of underconsumption)
Ia dilahirkan tahun 1766 di Inggris, sepuluh tahun sebelum Adam Smith menerbitkan The Wealth of Nations dan meninggal tahun 1834. Malthus adalah seorang ilmuwan di bidang teologi yang kemudian memusatkan perhatiannya kepada masalah-masalah ekonomi dalam perkembangan masyarakat. Malthus adalah alumnus dari University of Cambridge, Inggris, tempat ia menyelesaikan pelajaran dalam ilmu matematika dan ilmu sejarah klasik. Malthus diangkat menjadi Profesor of History and Political Economy di East India College.Bagian yang paling penting dalam pola dasar pemikiran Malthus dan kerangka analisisnya ialah menyangkut teori tentang sewa tanah dan teori tentang penduduk dengan bukunya yang berjudul An Essay on the Principle of Population.Teori Malthus pada dasarnya sederhana saja. Kelahiran yang tidak terkontrol menyebabkan penduduk bertambah menurut deret ukur padahal persediaan bahan makanan bertambah secara deret hitung.

2.5.5 John Stuart Mill (1806-1873)
John Stuart Mill (lahir di Pentonville, London, Inggris, 20 Mei
1806 – meninggal di Avignon, Perancis, 8 Mei 1873 pada umur 66 tahun) adalah seorang filsuf empiris dari Inggris. Ia juga dikenal sebagai reformator dari utilitarianisme sosial. Ayahnya, James Mill, adalah seorang sejarawan dan akademisi. Ia mempelajari psikologi, yang merupakan inti filsafat Mill, dari ayahnya. Sejak kecil, ia mempelajari bahasa Yunani dan bahasa Latin. Pada usia 20 tahun, ia pergi ke Perancis untuk mempelajari bahasa, kimia, dan matematika. Mill lahir pada tahun 1806 dan meninggal dunia pada tahun 1873.
Menurut Mill, psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan dasar yang menjadi asas bagi filsafat. Di sini, pandangannya berbeda dengan
Comte. Tugas psikologi adalah menyelidiki apa yang disajikan oleh kesadaran, artinya sistem indrawi manusia dan hubungan-hubungannya. Mill berpendapat bahwa satu-satunya sumber bagi segala pengenalan adalah pengalaman. Oleh karena itu, induksi menjadi jalan kepada pengenalan.
           Di dalam etika, Mill melihat hubungan timbal-balik antara manusia secara pribadi dengan masyarakat atas dasar prinsip utilitarianisme. Dengan demikian, tindakan yang dilakukan oleh manusia bertujuan membawa kepuasan bagi dirinya sendiri secara psikologis, bukan orang lain atau nilai-nilai. Dia adalah seorang pendukung Utilitarianisme, sebuah teori etika yang dikembangkan oleh filsuf Jeremy Bentham.

BAB III. KESIMPULAN
3.1 KESIMPULAN
Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat. Kaum klasik berdasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain normatif. Politik kaum klasik merupakan politik ekonomi yang menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, dimana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment.
Asas pengaturan kehidupan perekomonian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (ekuilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perongan. Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, mengkritik pemikiran ekonomi sebelumnya dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa.
emoga bermanfaat ya gaes.. mengenai daftar pustaka nya, lebih baik kalian cari di buku refrensi. kenapa tidak saya tunjukin daftar pustakanya? itu karena agar kalian mau membaca dari buku hehe...

Makalah Ekonomi Institusional

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring berita tentang kebangkrutan beberapa perusahaan raksasa di Amerika Serikat akibat krisis keuangan di akhir tahun 2008 lalu, beberapa media menulis gaya hidup mewah CEO sebuah perusahaan yang sedang mengalami kesulitan finansial dan menuju kebangkrutan. Di tengah usaha pemerintah USA melakukan tindakan penyelamatan ekonomi negara adidaya, ternyata manejer-manejer perusahaan justru sedang asyik dengan kebiasaan hidup “menghambur-hamburkan uang” yang telah menjadi bagian dari gaya hidup para jet set.
Berita tersebut diatas menguak ketika ekonomi kapitalis (klasik) telah dipertanyakan ketangguhannya menghadapi guncangan krisis. Salah urus perusahaan dari para manejer keuangan di perusahaan-perusahaan raksasa USA juga dituding sebagai biang dari permasalahan tersebut. Namun dibalik berita-berita tersebut, mengingatk an kita pada aliran pemikiran ekonomi institusional yang dirintis oleh Thorstein Bunde Veblen (1857-1929). Inti pemikiran Veblen dapat dinyatakan dalam beberapa kenyataan ekonomi yang terlihat dalam perilaku individu dan masyarakat tidak hanya disebabkan oleh motivasi ekonomi tetapi juga karena motivasi lain (seperti motivasi sosial dan kejiwaan), maka Veblen tidak puas terhadap gambaran teoretis tentang perilaku individu dan masyarakat dalam pemikiran ekonomi ortodoks. Dengan demikian, ilmu ekonomi menurut Veblen jauh lebih luas daripada yang ditemukan dalam pandangan ahli-ahli ekonomi ortodoks. Veblen pada intinya mengkritik teori-teori yang digunakan kaum klasik dan neo-klasik yang model-model teoritis dan matematisnya dinilai bias dan cenderung terlalu menyederhanakan fenomena-fenomena ekonomi.
Pemikiran-pemikiran ekonomi klasik dan neo klasik juga dikritiknya karena dianggap mengabaikan aspek-aspek non ekonomi seperti kelembagaan dan lingkungan. Padahal Veblen menilai pengaruh keadaan dan lingkungan sangat besar terhadap tingkah laku ekonomi masyarakat. Struktur politik dan sosial yang tidak mendukung dapat meinblokir dan menimbulkan distorsi proses ekonomi.
Ekonomi institusional merupakan sebuah pemikiran dalam ilmu ekonomi yang bermakna pandangan bahawa sebuah prilaku ekonomi (economic behavior) suatu pihak atau seseorang yang sangat dipengaruhi tehadap institusi tertentu. Institusi dalam hal ini mempunyai arti yang luas serta secara singkat bisa diartikan sebagai “aturan main” dalam sebuah kelompok masyarakat yang ada didalam sebuah kelompok itu sendiri.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah lahirnya Ekonomi Institusional ?
2. Sebutkan tokoh-tokoh pemikiran Ekonomi Institusioanl ?
3. Bagaimana corak pemikiran Ekonomi Institusional ?

C. Tujuan Penulisan
1. Agar penulis dapat mengetahui sejarah lahirnya Ekonomi Institusional.
2. Agar penulis dapat mengetahui tokoh-tokoh Aliran Ekonomi Institusional
3. Agar penulis dapat memahami corak pemikiran Ekonomi Institusional..

BAB II
PEMBAHASAN
Sejarah ekonomi institusional
Mazhab Institusional pada awalnya muncul sebagai sanggahan terhadap pandangan atau mazhab ekonomi neo-klassik yang menyatakan bahwa perilaku ekonomi seseorang adalah semata-mata didasarkan pada keinginan setiap individu untuk memaksimalkan keuntungan (maximizing profit behaviour).Istilah “ekonomi institusional” (institutional economics ) pertama kali diperkenalkanoleh Walton Hamilton pada tahun 1919.
Namun tokoh-tokoh awal yang secara konvensional dianggap sebagai pendiri mazhab institusional dalam ekonomi diantaranya adalah Thorstein Veblen, Wesley Mitchell, dan John R. Commons (Rutherford, 2001). Pandangan tokoh-tokoh awal mazhab institusional tersebut menekankan beberapa isu antara lain: perubahan teknologi (technological change ), aspek psikologi dan aspek hokum adalah aspek-aspek yang harus di ikut sertakan dalam analisis ekonomi. Pada awalnya pandangan ini cukup berkembang karena dianggap lebih merepresentasikan dunia nyata (karena memiliki bukti empiris).
Namun dalam perjalanannya, perkembangan mazhab ini mengalami kemandekan (stagnation ) bahkan cenderung ditinggalkan karena tidak adanya pembahasan lebih lanjut dari para pendukung mazhab ini yang pada akhirnya mampu membentuk dan memberikan landasan teori yang kuat.Disamping itu, perkembangan mazhab neo-klassik yang secara luas mulai mengembangkan alat ekonometrik dalam analisisnya serta perkembangan mazhab ekonomi kesejahteraan (Welfare Economics) yang diusung oleh J.M. Keynes, membuat mazhab institusional menjadi semakin tertinggal karena dengan alat-alat analisis tersebut mazhab neo-klassik menjadi dianggap mampu untuk memberikan penjelasan secara empirik.
Meski demikian, semenjak tahun 1970-an, mazhab ekonomi institusional mengalami kebangkitan lagi.Namun mazhab ekonomi institusional yang bangkit belakangan tersebut tidak sepenuhnya sama dengan mazhab ekonomi institusional yang dibawa oleh Veblen dkk. Hal ini menyebabkan mazhab institusional yang muncul belakangan tersebut sering dinamakan sebagai mazhab institusional baru (New Institutional Economics) sementara pandangan Veblen dkk selanjutnya sering disebut sebagai mazhab institusional lama (Old institutional economics ).

Mazhab ekonomi institusional baru ini pada umumnya membahas perilaku ekonomi dengan menggunakan alat analisis yang dikembangkan dengan dukungan dari empat teori yang juga dapat digunakan sebagai alat analisis.Empat teori tersebut meliputi:
(1) teori biaya transaksi (transaction cost theory),
(2) teory hak kepemilikan (property rights theory),
(3) teori pilihan public (public choice theory), dan
(4) teori permainan (game theory).

Perbedaan mendasar lainnya antara mazhab institusional lama dan baru adalah bahwa mazhab institusional baru menggunakan dua dasar asumsi yaitu bahwa manusia berperilaku rasional (rational individual behavior) dan adanya fungsi preferensi individu yang jelas (individual preferences function); dimana kedua asumsi tersebut juga merupakan asumsi dasar yang sangat penting bagi mazhab neo-klassik. Oleh karena itu, mazhab institusional baru sering kali tidak diposisikan sebagai sanggahan terhadap mazhab ekonomi neo-klassik (sebagaimana mazhab institusional lama) tetapi sebagai bentuk pengembangan (extension) dari mazhab neo-klassik. Tokoh-tokoh yang mengembangkan mazhab institusional di antara nya adalah Wesley Clair Mitchel , Gunnar Karl Myrdal , Joseph A. Schumpeter , Douglas North .

Tokoh-tokoh pemikiran
Veblen sebagai tokoh utama aliran institusional mempunyai cukup banyak pengikut. Beberapa antaranya yang dapat di sebutkan disini adalah : Wesley mitchel, gunnar myrdal, joseph Schumpeter, dan yang terakhir Douglas north.
Wesley clair mitchal [1874-1948] adalah murid,teman dan pengagum veblen. Selain ikut dalam mendukung dan mengembangkan pemikiran-pemikiran gurunya, lebih lanjut ia juga berjasa dalam mengembangkan metode-metode kuantitatif dalam menjelaskan peristiwa-peristiwa ekonomi. Salah satu karyanya yang sudah menjadi klasik adalah :business cycles and their causes [1913]. Dengan menggunkan bermacam data statistik ia kemudian menjelaskan masalah fluktuasi ekonomi.
Sesudah perang dunia kedua ia mengorganisir sebuah badan penelitian “national bureau of economic research” yang memungkinkan lebih di kembangkanya penelitian-penelitian tetang pendapatan nasional, fluktuasi ekonomi atau business cycles,perubahan produktifitas, analisis harga, dan sebagainya.

a. Gunnar karl myrdal
Gunnar karl myrdal banyak menulis buku, antara lain : an america delima, value in social theory, challenge to affluence, dan asian drama : an inqury into the poverty of nations, salah satu pesan myrdal pada ahli-ahli ekonomi ialah agar ikut membuat value judgement. Jika itu tidak dilakukan struktur-struktur teoritis ilmu ekonomi akan menjadi tidak realities. Myrdal percaya bahwa pemikiran institusional sangat di perlukan dalam melaksanakan pembangunan di Negara berkembang. Myrdal meraih nobel di bidang ekonomi pada tahun 1974 bersama FA hayek atas jasa-jasanya dalam menyumbang pemikiran ekonomi, terutama bagi pembangunan Negara berkembang.

b. joseph A.schumpeter
Joseph A.schumpeter di masukkan ke dalam aliran institusional karena ia mengatakan bahwa sumber utama kemakmuran bukan terletak dalam ekonomi itu sendiri, melainkan berada diluarnya, yaitu dalam lingkungan dan institusi masyarakat. Sumber kemakmuran terletak dalam jiwa kewiraswastaan para pelaku ekonomi yang mengarsiteki pembangunan.

c. douglas north
Penghargaan terhadap aliran institusional mencapai puncaknya pada tahun 1993 pada waktu Douglas north menerima hadiah nobel dalam bidang ekonomi. Selama ini kebanyakan pakar ekonomi mengenggap hanya mekanisme pasar sebagai satu-satunya penggerak roda ekonomi, dan mengabaikan peran institusi. Hal ini di nilai north keliru, sebab peran institusi tidak kalah penting dalam pembangunan ekonomi. Ia menyimpulkan bahwa Negara komunis hancur karena tidak menpunyai institusi yang mendukung mekanisme pasar.
Terhadap perubahan yang radikal di eropa timur dan eks soviet, north mengatakan bahwa reformasi yang di lakukan tidak akan memberikan hasil nyata hanya dengan memperbaiki kebijakan ekonomi macro saja tapi juga di butuhkan dukungan seperangkat institusi yang mampu memberikan insentif yang tepet kepada setiap pelaku ekonomi. Contoh institusi yang mampu memberikan insentif tersebut adalah hokum paten dan hak cipta, hokum kontrak dan pemilikan tanah. Apa yang di maksud north dengan institusi sedikit berbeda dengan veblen sebagai pendiri aliran institusional.
Bagi veblen institusi di artikan sebagai norma-norma, nilai-nilai, tradisi dan budaya. Namun bagi north institusi adalah peraturan perundang-undangan berikut bersifat pemaksaan dari peraturan-peraturan tersebut serta norma-norma prilaku yang membentuk interaksi antara manusia secara berulang-ulang. North melihat institusi terutama pada konswekensi institusi tersebut atas pilihan-pilihan yang di lakukan oleh anggota masyarakat.

Corak Pemikiran Aliran Ekonomi Institusional
Pada tahun 20-an di daratan Amerika Serikat muncul aliran pemikiran ekonomi lain yang disebut aliran ekonomi “ institusional”. Ekonomi kelembagaan atau ekonomi institusional pada hakekatnya adalah cabang ilmu ekonomi yang menekankan pada pentingnya aspek kelembagaan dalam menentukan bagaimana sistem ekonomi dan sosial bekerja. [1]
Ada sedikit persamaan antara aliran Institusional dengan aliran Sejarah, keduanya sama-sama menolak metode Klasik. Akan tetapi, dasar falsafah dan kesimpulan-kesimpulan politik kedua aliran tersebut berbeda. Aliran Institusional menolak ide eksperimentasi sebagaimana yang dianut oleh aliran Sejarah. Begitu juga, pusat perhatian aliran institusional terhadap masalah-masalah ekonomi dalam kehidupan masyarakat berbeda.
Aspek metodologi ekonomi yang dikandung dalam ekonomi Institusional sering dimasukkan ke dalam ekonomi ortodoks. Ekonomi ortodoks maksudnya pemikiran-pemikiran ekonomi yang menggunakan dan melanjutkan pandangan-pandangan ekonomi Klasik, seperti persaingan bebas, persaingan sempurna, kepuasan konsumen. [2]
Orang yang paling berpengaruh dan mempunyai peran dominan terhadap keberadaan aliran Instistusional adalah Thorstein Bunde Veblen. Dia mengkritik teori ekonomi Klasik dan Neo-klasik yang mengabaikan aspek-aspek non-ekonomi seperti kelembagaan dan lingkungan.
Padahal Veblen menilai pengaruh keadaan dan lingkungan sangat besar terhadap tingkah laku ekonomi masyarakat. Struktur politik dan sosial yang tidak mendukung dapat menimbulkan distorsi proses ekonomi. Bagi Veblen mayarakat merupakan fenomena evolusi, segala sesuatunya terus mengalami perubahan. Pola perilaku seseorang dalam masyarakat disesuaikan dengan kondisi sosial sekarang. Jika perilaku tersebut cocok dan diterima, maka perilaku akan diteruskan. Sebaliknya, jika suatu perilaku dianggap tidak cocok maka perilaku akan disesuaikan dengan lingkungan. [3]
Keadaan dan lingkungan inilah yang disebut Veblen “institusi”. Dalam hal ini dijelaskan bahwa yang dimaksud Veblen dengan institusi adalah hal-hal yang terkait dengan norma-norma, nilai-nilai, kebiasaan, serta budaya. Selanjutnya semuanya direfleksikan kedalam kegiatan ekonomi, baik dalam berproduksi maupun mengkonsumsi. [4]

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat dikatakan bahwa dalam pemikiran ekonomi Institusional Veblen mengatakan bahwa pola perilaku masyarakat mengalami perubahan baik itu dalam berproduksi maupun mengkonsumsi, di mana dalam mengkonsumsi mereka memprioritaskan kesenangan dan poya-poya dalam konsumsi sehingga menyebabkan munculnya kelompok leisure class.
Kemudian dalam berproduksi menurut Veblen pengusaha cenderung bersifat absentee ownership, di mana dalam mengembangkan usahanya mereka hanya berdiam diri sedangkan yang menjalankan usahanya tenaga professional yang digaji.
Pola perilaku seperti di atas terjadi pada masyarakat Amerika, tetapi tidak menutup kemungkinan pola perilaku seperti itu juga terjadi pada masyarakat Indonesia sekarang ini. Dengan adanya teori dari Veblen itu, sehingga kita tahu bahwa sebenarnya pola perilaku masyarakat juga perlu diatur baik itu dalam berproduksi maupun dalam mengkonsumsi.
Sedangkan menurut pendapat Imam asy-Syatibi maqashid al syariah (kemaslahatan) akan terealisasi apabila lima unsur pokok kehidupan manusia dapat terwujud dan terpelihara, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Kemaslahatan mempunyai relevansi yang begitu erat dengan konsep motivasi. Di mana konsep motivasi itu lahir seiring dengan munculnya persoalan “mengapa” seseorang berperilaku. Motivasi itu didefinisikan sebagai seluruh kondisi usaha keras yang timbul dari dalam diri manusia yang digambarkan dengan keinginan, hasrat, dan dorongan. Bila dikaitkan dengan konsep maqashid al- syariah, jelas bahwa, dalam pandangan Islam motivasi dalam melakukan aktivitas ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhannya dalam arti memperoleh kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat.
Kebutuhan yang belum terpenuhi merupakan kunci utama dalam suatu proses motivasi. Seorang individu akan terdorong untuk berperilaku bila terdapat suatu kekurangan dalam dirinya, baik secara psikis maupun psikologis. Motivasi itu sendiri meliputi usaha, ketekunan dan tujuan. Apabila manusia termotivasi untuk selalu berkreasi dan bekerja keras, maka hal itu akan mampu meningkatkan produktivitas kerja dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Jadi, terdapat perbedaan pandangan antara Veblen dengan Imam asy- Syatibi mengenai perilaku konsumen dan perilaku produsen. Kalau menurut Veblen tujuan hidup manusia untuk kesenangan dan kesejahteraan dunia belaka, sedangkan menurut Imam asy-Syatibi dalam Islam kita tidak hanya memikirkan kesejahteraan dunia semata, tetapi kita juga memikirkan kesejahteraan untuk akhirat.

Saran
Saran dan krtikan sangat penulis harapkan dari teman-teman dan dosen mata kuliah PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI, yang sifatnya membangun guna kesempurnaan  makalah nantinya

DAFTAR PUSTAKA
Deliarnov,. Perkembangan Pemikiran Ekonomi (Edisi Revisi). PT Rajagrafindo Persada; Jakarta. 1997
Mudhofir, Ali, dan Heri Santoso. Asas Berfilsafat. Pustaka Rasmedia; Yogyakarta. 2007.
Skousen, Mark. The Modern Economics The Lives and Ideas of the Great Thinkers. Terjemahan oleh Tri Wibowo Budi Santoso. Prenada; Jakarta. 2006.
Russel, Bertrand. Perjumpaan Sains-Agama dan Cita-Cita Politik. Terjemahan oleh Ruslani. Penerbit Ufuk; Jakarta. 2005.
Titus, Harold, dkk. Persoalan-Persoalan Filsafat. Terjemahan oleh Prof. Dr. H. M. Rasjidi. Penerbit Bulan Bintang; Jakarta. 1984.
[1] Deliarnov, Perkembangan Pemikiran Ekonomi, (Jakarta: Rajawali Pers, 2010). h 141
[2] Skousen Mark, Sang Maestro “ Teori-Teori Ekonomi Modern”, Sejarah Pemikiran Ekonomi, (Jakarta: Pranada, 2006), h 303
[3] Ibid.h 141-142
[4] Delianov, Op. Cit., h. 143-144